JFT-Basic 2026: Skor A1, A2.1, A2.2 untuk Ikusei

Persiapan JFT-Basic level A1 A2.1 dan A2.2 untuk bahasa Jepang kerja

JFT-BASIC · CEFR · IKUSEI SHŪRŌ 2027

JFT-Basic 2026: Skor A1, A2.1, A2.2 untuk Ikusei

Sejak Agustus 2026, JFT-Basic tidak lagi hanya memberi target A2. Hasil ujian sekarang membedakan A1, A2.1, dan A2.2—tepat ketika sistem kerja Jepang 2027 mulai membutuhkan level bahasa secara bertahap.

DIPERBARUI OKTOBER 2026
Editorial Masbadar.com

Kalau Anda pernah membaca artikel lama yang mengatakan “JFT-Basic itu lulus kalau mendapat 200 poin”, informasi tersebut sekarang sudah tidak lengkap. Mulai Agustus 2026, The Japan Foundation memperluas hasil JFT-Basic sehingga peserta dapat memperoleh penilaian A1, A2.1, atau A2.2 (A2).

Perubahan ini sangat penting karena terjadi hanya beberapa bulan sebelum Jepang menjalankan sistem Ikusei Shuro atau Employment for Skill Development pada 1 April 2027.

Dalam sistem baru tersebut, kemampuan bahasa Jepang tidak diperlakukan sebagai satu syarat di pintu masuk lalu selesai. Pemerintah Jepang membangun target bertahap: level dasar saat mulai, peningkatan setelah bekerja, kemampuan lebih tinggi untuk perpindahan kerja tertentu, kemudian target akhir sebelum beralih menuju Specified Skilled Worker 1.

Artinya strategi belajar juga perlu berubah.

Calon pekerja tidak lagi cukup bertanya:

“Saya sudah lulus JFT belum?”

Pertanyaan yang lebih tepat adalah:

“Saya sekarang berada di level mana, target berikutnya apa, dan kemampuan bahasa apa yang benar-benar perlu saya bangun?”

Hubungan editorial: KursusBahasaJepang.co.id merupakan website klien Masbadar dan dikelola sebagai kanal pendidikan Tensai Nihongo Bunka Gakuin, bagian dari PT Tensai Internasional Indonesia. Lembaga tersebut menyediakan kursus Bahasa Jepang, persiapan JLPT/JFT-Basic, Tokutei Ginou, training perusahaan, penerjemahan, serta layanan Jepang–Indonesia. Masbadar tidak menyelenggarakan JFT-Basic, tidak menerbitkan sertifikat bahasa Jepang, dan tidak menjamin kelulusan atau visa. Informasi ujian dalam artikel ini mengacu pada The Japan Foundation dan Pemerintah Jepang.

A1 · 145–174 Level dasar yang menunjukkan peserta telah mencapai kemampuan Jepang dasar menurut kerangka yang digunakan JFT-Basic.
A2.1 · 175–199 Tahap perkembangan setelah A1 menuju level A2 penuh; menjadi penting dalam beberapa tahap Ikusei Shuro.
A2.2 · 200–250 Level A2 penuh dalam sistem penilaian JFT-Basic dan tetap menjadi benchmark penting menuju SSW1.

Apa yang berubah pada JFT-Basic sejak Agustus 2026?

Sampai Juli 2026, JFT-Basic digunakan sebagai tes yang menentukan pencapaian level A2.2 atau A2. Skor 200 atau lebih menjadi angka yang paling dikenal calon SSW.

Mulai Agustus 2026, The Japan Foundation memperluas sistem penilaiannya.

Sekarang peserta dapat memperoleh tiga level:

Skor Level Interpretasi Umum
Di bawah 145 Belum ditampilkan level Notification menampilkan simbol khusus dan belum memberi penilaian A1.
145–174 A1 Basic user pada tingkat awal.
175–199 A2.1 Sudah mencapai A1 dan sedang berkembang menuju A2.2.
200–250 A2.2 (A2) Telah mencapai level A2 dalam sistem penilaian JFT-Basic.

Ini bukan sekadar perubahan tampilan score report.

Level A1 dan A2.1 diperlukan untuk membuktikan tahap kemampuan tertentu dalam sistem Employment for Skill Development atau Ikusei Shuro yang mulai berjalan pada 2027.

Skor JFT-Basic bukan jumlah jawaban benar biasa

Total skor JFT-Basic berada dalam rentang 10 sampai 250.

The Japan Foundation menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan scaled score yang dihitung dengan metode statistik, bukan sekadar jumlah soal yang benar.

Metode ini membantu membuat hasil ujian lebih dapat dibandingkan meskipun paket soal yang dikerjakan peserta berbeda.

Karena itu jangan membuat rumus sendiri seperti “200 poin berarti harus menjawab 80% soal dengan benar”. JFT-Basic tidak menghitung hasil akhir dengan cara sesederhana itu.

Apakah ada nilai minimum per bagian?

Tidak.

FAQ resmi JFT-Basic menyatakan tidak ada skor minimum yang harus dicapai pada setiap section. Penilaian level dibuat secara komprehensif berdasarkan total skor dari empat bagian.

Meski demikian, report juga menampilkan persentase jawaban benar per bagian sebagai informasi bagi peserta. Data tersebut berguna untuk mengetahui kelemahan belajar.

Apakah sertifikat JFT-Basic sebelum Agustus 2026 masih berlaku?

Ya.

The Japan Foundation secara khusus menjelaskan bahwa hasil JFT-Basic sampai Juli 2026 dengan skor 200 atau lebih tetap dapat digunakan sebagai bukti telah mencapai A2.2 (A2).

Jadi peserta lama tidak perlu mengulang ujian hanya karena sistem score report baru diperkenalkan.

Tetapi ada satu pengecualian penting

Jika seseorang perlu membuktikan level A1 atau A2.1 untuk keperluan status tinggal Employment for Skill Development, hasil lama tidak memberi penilaian khusus pada dua level tersebut.

Dalam kondisi itu, The Japan Foundation menyatakan peserta perlu mengikuti JFT-Basic yang diselenggarakan mulai Agustus 2026.

Kesimpulan: hasil lama A2 tidak menjadi tidak sah. Yang berubah adalah score report baru sekarang mampu membedakan tahap A1 dan A2.1 yang sebelumnya tidak tersedia.

Mengapa JFT-Basic berubah tepat menjelang Ikusei Shuro?

Sistem Ikusei Shuro membangun perkembangan bahasa secara bertahap selama proses kerja dan pelatihan.

Dalam kerangka umum yang diumumkan Pemerintah Jepang:

  • saat mulai Ikusei Shuro dibutuhkan kemampuan sekitar A1 atau mengikuti pelatihan bahasa yang setara sesuai ketentuan;
  • setelah sekitar satu tahun, target A1 tetap harus dibuktikan pada proses yang ditentukan;
  • untuk voluntary transfer, target umum dapat mencapai A2.1;
  • pada akhir Ikusei Shuro dan ketika menuju SSW1, target umum adalah A2.2;
  • sektor tertentu dapat menetapkan standar lebih tinggi.

Jadi pembagian A1–A2.1–A2.2 bukan sekadar klasifikasi akademik. Ia sekarang mempunyai hubungan langsung dengan tahapan mobilitas dan pengembangan tenaga kerja asing di Jepang.

Bahasa Jepang sekarang lebih mirip tangga daripada satu gerbang

Tahap Target Umum Fokus Belajar
Pra-keberangkatan/awal A1 Kalimat sederhana, kehidupan sehari-hari, instruksi sangat dasar, angka, waktu, lokasi.
Tahun pertama A1+ Memperkuat komunikasi rutin sambil mulai menguasai kosakata pekerjaan.
Transfer tertentu A2.1 Lebih mandiri memahami situasi kerja dan komunikasi sederhana.
Akhir Ikusei A2.2 Kemampuan A2 penuh sebagai salah satu target menuju SSW1.
Karier selanjutnya A2/B1+ Semakin mandiri dalam komunikasi pekerjaan, koordinasi, dokumentasi, dan tanggung jawab.

Tabel tersebut adalah gambaran umum. Requirement aktual tetap harus dilihat pada kebijakan sektor dan business category yang diikuti kandidat.

Bagaimana hubungan JFT-Basic dengan JLPT N5 dan N4?

Mulai JLPT Desember 2025, score report JLPT juga mulai menampilkan indikasi CEFR sebagai referensi.

Untuk peserta yang lulus:

JLPT N5

Peserta yang lulus N5 dengan total score minimal 80 mendapat indikasi CEFR A1 pada score report.

JLPT N4

Peserta yang lulus N4 dengan total score minimal 90 mendapat indikasi CEFR A2.

Dokumen sector-specific Ikusei Shuro yang telah diterbitkan Pemerintah Jepang juga menunjukkan penggunaan JLPT sebagai alternatif pada beberapa checkpoint.

Contohnya, sejumlah kategori manufaktur mencantumkan:

  • JFT-Basic A1 atau JLPT N5 untuk tahap dasar;
  • JFT-Basic A2.1 atau JLPT N4 untuk voluntary transfer;
  • JFT-Basic A2.2 atau JLPT N4 untuk tahap akhir.

Tetapi selalu cek sector policy terbaru karena requirement dapat berbeda atau lebih tinggi.

JFT-Basic A2 dan JLPT N4 tidak berarti tesnya identik

CEFR membantu memberi referensi level, tetapi bukan berarti semua tes pada level sama mengukur kompetensi dengan format identik.

JLPT

Mengukur Language Knowledge, Reading, dan Listening. Indikasi CEFR pada JLPT secara resmi terbatas pada kompetensi linguistic dan reception yang diuji.

JFT-Basic

Menggunakan situasi kehidupan sehari-hari di Jepang dan menguji Huruf & Kosakata, Percakapan & Ungkapan, Listening, serta Reading dalam CBT.

JLPT sendiri menegaskan bahwa reference CEFR yang muncul pada hasil tes tidak mencakup Production seperti speaking/writing maupun Interaction karena skill tersebut tidak diuji JLPT.

JFT-Basic pun saat ini tidak mempunyai tes speaking langsung atau writing composition.

Jadi sertifikat A2 tidak seharusnya diterjemahkan menjadi klaim “pasti lancar berbicara”.

Format resmi JFT-Basic saat ini

JFT-Basic dilaksanakan dengan metode Computer Based Testing atau CBT.

Durasi resmi saat ini adalah sekitar 60 menit.

Ujian terdiri atas empat bagian:

Huruf dan Kosakata

Menguji arti dan penggunaan kosakata, membaca kanji, serta pemahaman dasar tulisan Jepang dalam kehidupan sehari-hari.

Percakapan dan Ungkapan

Menguji tata bahasa dan ungkapan yang tepat untuk situasi komunikasi sehari-hari.

Pendengaran

Menguji kemampuan memahami percakapan dan informasi lisan dalam konteks kehidupan Jepang.

Pemahaman Bacaan

Menguji kemampuan memahami teks sederhana dan informasi tertulis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Hasil keseluruhan dan level assessment tampil di layar setelah ujian selesai. Notification resmi tersedia melalui sistem reservasi maksimal lima hari kerja setelah tes.

Periksa sumber resmi sebelum ujian. Artikel lama di internet masih banyak menyebut durasi 75 menit atau waktu keluarnya hasil yang lebih panjang. Format resmi dapat berubah sehingga halaman The Japan Foundation harus menjadi acuan terakhir.

Apakah JFT-Basic menguji speaking dan writing?

Tidak secara langsung.

FAQ resmi The Japan Foundation menyatakan JFT-Basic saat ini tidak memiliki soal percakapan lisan maupun mengarang tertulis.

Bagian bernama Percakapan dan Ungkapan bukan interview speaking. Peserta memilih grammar atau expression yang sesuai dengan konteks percakapan melalui soal CBT.

Ini penting karena banyak calon salah memahami nama section.

Konsekuensi untuk strategi belajar

Anda tetap perlu latihan speaking meskipun speaking tidak diuji langsung.

Mengapa?

Karena tujuan akhir sebagian besar peserta bukan tinggal di ruang ujian, melainkan hidup dan bekerja di Jepang.

Orang harus dapat:

  • meminta pengulangan instruksi;
  • melaporkan kesalahan;
  • menjawab pertanyaan supervisor;
  • memberi tahu kondisi sakit;
  • bertanya lokasi;
  • berkomunikasi saat masalah keselamatan terjadi.

Belajar JFT-Basic sebaiknya berbasis Can-do

JFT-Basic disusun menggunakan konsep Can-do: apa yang mampu dilakukan seseorang menggunakan bahasa Jepang pada situasi kehidupan nyata.

Contoh mindset belajar:

Belajar berbasis materi

“Hari ini saya sudah menghafal 30 kosakata dan 5 pola grammar.”

Belajar berbasis Can-do

“Hari ini saya mampu membaca jadwal sederhana, menanyakan waktu, dan memahami instruksi dasar dalam konteks tertentu.”

Keduanya tidak bertentangan. Kosakata dan grammar tetap perlu dipelajari.

Bedanya, Can-do memaksa pembelajar menghubungkan materi dengan kemampuan fungsional.

Irodori memberi roadmap resmi A1 sampai A2

The Japan Foundation secara langsung merekomendasikan materi IRODORI: Bahasa Jepang untuk Kehidupan di Jepang sebagai bahan persiapan JFT-Basic.

Materinya tersedia gratis dan disusun berbasis Can-do.

Target Materi Irodori Tujuan
A1 Tingkat Pemula A1 Referensi belajar untuk target JFT-Basic A1.
A2.1 Tingkat Dasar 1 A2 Dapat menjadi referensi untuk tahap belajar menuju A2.1.
A2.2 Tingkat Dasar 1 + Tingkat Dasar 2 Menyelesaikan dua level A2 dapat menjadi referensi untuk target A2.2.

The Japan Foundation juga menyediakan Kursus Online IRODORI, Minato, contoh soal JFT-Basic, dan latihan kosakata, kanji, grammar, expression, listening, serta reading.

Materi resmi gratis bukan berarti kelas tidak berguna. Peran kelas justru dapat berada pada struktur belajar, feedback, speaking practice, pengawasan progres, penjelasan kesalahan, dan disiplin jadwal.

Roadmap dari nol menuju A2.2 harus bertahap

Bangun hiragana dan katakana

Jangan terlalu lama bergantung pada romaji. Kemampuan membaca kana perlu menjadi otomatis.

Kejar fungsi A1

Perkenalan, waktu, angka, lokasi, kebutuhan sehari-hari, transaksi dasar, dan instruksi sederhana.

Perkuat listening

Biasakan mendengar Jepang dalam kecepatan yang terkontrol lalu naikkan secara bertahap.

Masuk A2.1

Tambahkan variasi situasi, kalimat lebih panjang, pemahaman konteks, serta vocabulary pekerjaan dasar.

Mulai latihan CBT

Jangan menunggu materi selesai. Biasakan navigasi komputer, timing, dan format pilihan soal.

Kejar A2.2

Perluas comprehension pada kehidupan dan pekerjaan, lalu konsolidasikan empat section JFT.

Tambahkan speaking nyata

Latihan roleplay kerja, pelaporan masalah, meminta klarifikasi, dan dialog kehidupan sehari-hari.

Masukkan vocabulary sektor

Manufaktur, kaigo, restoran, hotel, konstruksi, pertanian, atau sektor lain mempunyai istilah yang tidak cukup dipelajari dari general Japanese.

Lulus tes adalah milestone, bukan tujuan akhir

Seseorang dapat mempunyai hasil A2 tetapi masih gugup ketika supervisor berbicara cepat.

Itu tidak aneh.

Language test mengukur kemampuan dalam kondisi ujian. Tempat kerja menambahkan faktor lain:

  • aksen;
  • noise mesin;
  • kecepatan bicara;
  • istilah teknis;
  • singkatan perusahaan;
  • hierarki komunikasi;
  • konteks keselamatan;
  • tekanan waktu.

Karena itu kurikulum calon pekerja Jepang sebaiknya dibagi menjadi dua lapisan:

Exam Japanese

Vocabulary, grammar, kanji, reading, listening, format soal, dan timing.

Workplace Japanese

Instruction, reporting, confirmation, safety, problem communication, vocabulary sektor, dan budaya komunikasi perusahaan.

Bahasa keselamatan sebaiknya dipelajari sebelum berangkat

Pekerjaan industri tidak memberi waktu panjang untuk menerjemahkan instruksi keselamatan di kepala.

Calon pekerja setidaknya perlu terbiasa dengan pola komunikasi seperti:

  • berhenti;
  • jangan menyentuh;
  • bahaya;
  • matikan mesin;
  • pakai alat pelindung;
  • tunggu;
  • periksa kembali;
  • laporkan ke leader;
  • ada masalah;
  • saya tidak mengerti;
  • tolong ulangi;
  • apakah ini benar?

Kemampuan mengatakan “saya tidak mengerti, tolong ulangi” sering lebih aman daripada berpura-pura paham.

Bahasa kerja bukan lomba terlihat fasih. Dalam situasi keselamatan, komunikasi yang sederhana tetapi benar jauh lebih bernilai daripada jawaban cepat yang salah.

Kesalahan belajar yang membuat progres JFT terasa mandek

Hanya menghafal soal

Peserta hafal pilihan jawaban tetapi gagal ketika konteks kalimat berubah.

Mengabaikan listening

Grammar terlihat kuat di buku tetapi percakapan nyata terasa terlalu cepat.

Terlalu lama memakai romaji

Reading speed tidak berkembang karena otak terus melakukan konversi tulisan.

Menunda speaking

Takut salah membuat peserta baru mulai berbicara setelah mendekati keberangkatan.

Tidak membaca score breakdown

Setelah tes, peserta hanya melihat total score dan tidak menggunakan persentase per section untuk memperbaiki kelemahan.

Target terlalu kabur

“Belajar sampai bisa” sulit diukur. A1, A2.1, A2.2 dan Can-do memberi milestone yang lebih konkret.

Evaluasi progres sebelum membayar ujian

Gunakan pendekatan tiga lapis.

Can-do check

Apakah Anda mampu melakukan fungsi bahasa yang ditargetkan tanpa membaca contoh?

Section test

Uji vocabulary, expression, listening, dan reading secara terpisah untuk menemukan kelemahan.

Full simulation

Kerjakan simulasi dengan batas waktu dan kondisi komputer yang mendekati CBT.

Jika score latihan tinggi tetapi listening sangat lemah, jangan hanya mengejar lebih banyak soal vocabulary.

Jika semua bagian cukup tetapi pengerjaan terlambat, masalahnya mungkin bukan bahasa tetapi familiarity dengan CBT dan time management.

Rujukan kursus Bahasa Jepang di Karawang

KLIEN MASBADAR

Tensai Nihongo Bunka Gakuin · Karawang

KursusBahasaJepang.co.id merupakan kanal pendidikan PT Tensai Internasional Indonesia untuk pelajar, profesional, perusahaan, dan calon pekerja Jepang.

Program yang dipublikasikan mencakup kelas Bahasa Jepang reguler, privat, intensif, persiapan JLPT/JFT-Basic, Tokutei Ginou, training Bahasa Jepang in-house untuk perusahaan, Bahasa Indonesia untuk ekspatriat Jepang, serta penerjemahan dan interpretasi Jepang–Indonesia.

Kampus yang digunakan sebagai lokasi utama konsultasi dan kelas pada website ini adalah Kampus Singaperbangsa–Karangpawitan, Jl. Singaperbangsa No. 9, Nagasari, Karawang Barat, di belakang Kantor Imigrasi Karawang.

Kantor pusat PT Tensai Internasional Indonesia berada di Ruko Emporium Blok VII C-5, Galuh Mas, Karawang.

Kursus Bahasa Jepang Karawang
Program Tokutei Ginou SSW
Kontak Kampus Singaperbangsa

SEBELUM MEMILIH KELAS

Siapkan target belajar

  • Level sekarang
  • Pernah belajar kana atau belum
  • Hasil JLPT/JFT sebelumnya
  • Target A1/A2.1/A2.2
  • Target JLPT
  • Sektor kerja Jepang
  • Target ujian
  • Target keberangkatan
  • Jadwal kerja/sekolah
  • Offline atau online

Verifikasi Kursus Bahasa Jepang di portofolio Masbadar

Portofolio Masbadar mencatat KursusBahasaJepang.co.id sebagai proyek aktif di kategori Pendidikan & Pelatihan. Hubungan tersebut dinyatakan agar referral komersial kepada klien dapat dibedakan dari informasi resmi JFT-Basic dan kebijakan Pemerintah Jepang.

Sumber resmi dan batas kesimpulan

The Japan Foundation · JFT-Basic Mengenai JFT-Basic digunakan untuk struktur ujian, durasi, CBT, empat bagian, score 10–250, serta pembagian A1, A2.1, dan A2.2 mulai Agustus 2026.
The Japan Foundation · FAQ JFT-Basic Pertanyaan Umum JFT-Basic digunakan untuk keterangan tidak adanya minimum score per section, tidak adanya speaking/writing test, penggunaan hasil sebelum Agustus 2026, dan kebutuhan mengambil ujian baru bila perlu membuktikan A1/A2.1.
The Japan Foundation · Tips Belajar IRODORI dan Materi Persiapan JFT-Basic digunakan untuk rekomendasi pembelajaran berbasis Can-do serta hubungan materi Irodori A1, Basic 1, dan Basic 2 dengan target level.
JLPT Official Website CEFR Level Reference on JLPT Results digunakan untuk informasi bahwa sejak JLPT Desember 2025, peserta yang lulus N5 dapat memperoleh reference A1 dan peserta yang lulus N4 memperoleh A2.
Immigration Services Agency of Japan · 2026 Ikusei Shuro / Employment for Skill Development digunakan untuk konteks implementasi sistem kerja baru Jepang pada 2027.
Immigration Services Agency · Sector Policy 2026 Specified Skilled Worker and Ikusei Shuro Sector Policies digunakan untuk konteks target bahasa A1, A2.1, A2.2 dan perbedaan requirement antarbidang.
Masbadar.com Tips Efektif Belajar Bahasa Jepang menjadi bacaan internal mengenai struktur pembelajaran bahasa Jepang bagi pemula dan pekerja.

Batas penting: level A1, A2.1, dan A2.2 dalam artikel ini mengikuti sistem penilaian JFT-Basic saat artikel diperbarui pada Oktober 2026. The Japan Foundation dan Pemerintah Jepang dapat memperbarui format ujian, prosedur, maupun penerapan hasil pada masa depan.

Requirement Ikusei Shuro juga berbeda menurut sektor. Target umum tidak boleh digunakan untuk mengabaikan requirement khusus pada bidang kerja tertentu.

JLPT dan JFT-Basic mengukur bahasa dengan format berbeda. Pencantuman CEFR membantu perbandingan level tetapi tidak berarti kedua tes identik.

Selain itu, baik JLPT maupun JFT-Basic saat ini tidak menguji kemampuan speaking melalui interview langsung. Kemampuan komunikasi nyata tetap perlu dilatih terpisah.

Jangan lagi belajar dengan target “pokoknya lulus JFT”

Sistem baru membuat perjalanan belajar lebih jelas.

A1 berarti fondasi.

A2.1 berarti Anda sudah bergerak melewati dasar dan sedang menuju kemampuan A2 penuh.

A2.2 berarti level A2 telah tercapai menurut penilaian JFT-Basic.

Dari sana perjalanan tidak berhenti.

Pekerja masih perlu menambah kosakata sektor, listening di lingkungan kerja, speaking, budaya komunikasi, dan kemampuan meminta klarifikasi ketika tidak memahami instruksi.

Jadi gunakan skor sebagai alat navigasi, bukan sebagai identitas.

Sertifikat menjawab level yang berhasil Anda buktikan pada hari ujian. Karier di Jepang bergantung pada apa yang mampu Anda lakukan dengan bahasa itu setiap hari setelah ujian selesai.

Pertanyaan umum tentang JFT-Basic A1, A2.1, dan A2.2

Sejak kapan JFT-Basic memiliki level A1 dan A2.1?

Mulai ujian Agustus 2026. Sampai Juli 2026, JFT-Basic digunakan untuk mengukur pencapaian A2.2 atau A2.

Berapa skor JFT-Basic untuk A1?

Skor 145–174 dinilai sebagai A1.

Berapa skor JFT-Basic untuk A2.1?

Skor 175–199 dinilai sebagai A2.1.

Berapa skor JFT-Basic untuk A2?

Skor 200–250 dinilai sebagai A2.2 atau A2.

Apakah skor di bawah 145 berarti gagal?

Dalam sistem penilaian level yang sekarang, score di bawah 145 tidak diberi assessment A1/A2.1/A2.2. Hasil resmi menampilkan simbol khusus pada bagian assessment.

Apakah ada nilai minimum pada setiap section?

Tidak. The Japan Foundation menyatakan penilaian level dibuat secara komprehensif dari empat bagian berdasarkan total scaled score.

Apakah JFT-Basic menguji speaking?

Tidak ada speaking interview saat ini. Bagian Percakapan dan Ungkapan menguji pemilihan grammar dan expression melalui CBT, bukan berbicara langsung.

Apakah JFT-Basic menguji writing?

Tidak ada soal mengarang atau writing production pada format JFT-Basic saat ini.

Berapa lama JFT-Basic sekarang?

FAQ resmi The Japan Foundation menyebut durasi ujian sekitar 60 menit.

Kapan hasil JFT-Basic keluar?

Total score dan assessment tampil setelah ujian selesai. Notification resmi diterbitkan melalui sistem reservasi dalam lima hari kerja.

Apakah hasil JFT sebelum Agustus 2026 masih berlaku?

Ya. Hasil lama dengan score 200 atau lebih tetap dapat digunakan untuk membuktikan level A2.2. Namun bila perlu membuktikan A1 atau A2.1 untuk Ikusei Shuro, The Japan Foundation meminta penggunaan hasil ujian mulai Agustus 2026.

Apakah JLPT N5 sama dengan JFT A1?

JLPT N5 yang lulus memperoleh reference CEFR A1 sejak score report Desember 2025. Namun format dan kemampuan yang diuji JLPT dan JFT-Basic berbeda, sehingga keduanya tidak boleh dianggap sebagai tes identik.

Apakah JLPT N4 sama dengan JFT A2.2?

JLPT N4 yang lulus memperoleh reference CEFR A2. Dalam sejumlah sector policy Ikusei, N4 digunakan sebagai alternatif pada checkpoint yang juga menerima JFT A2.1 atau A2.2. Tetap cek ketentuan sektor karena requirement dapat berbeda.

Apa hubungan KursusBahasaJepang.co.id dengan Masbadar?

KursusBahasaJepang.co.id merupakan website klien Masbadar yang dikelola untuk Tensai Nihongo Bunka Gakuin, bagian dari PT Tensai Internasional Indonesia. Hubungan tersebut dinyatakan secara terbuka karena artikel ini juga memberikan referral kepada lembaga kursus tersebut.

Tentukan level Anda sebelum menentukan kelas

Jika target Anda kerja Jepang 2027, siapkan level bahasa sekarang, sektor tujuan, hasil JLPT/JFT sebelumnya, target ujian, serta waktu belajar agar roadmap A1 → A2.1 → A2.2 dapat dibuat secara realistis.

Postingan Terkait

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

MARI MULAI DARI KEBUTUHAN ANDA

Punya bisnis yang
ingin tampil lebih baik?

Ceritakan kebutuhan website, company profile, atau konten Anda.

Hubungi Masbadar ↗
Perumahan Citra Kebun Mas, Blok Q3/11
Bengle, Majalaya, Karawang, Jawa Barat 41351
Buka lokasi di Google Maps →