3 Metode Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris
3 Metode Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris
Bangun lingkungan latihan, variasikan kegiatan, dan gunakan teknologi dengan tujuan yang jelas. Setiap sesi perlu memberi kesempatan untuk memakai bahasa.
Oleh Badar · Terbit pertama · Diperbarui
Meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris membutuhkan kesempatan untuk memahami dan menyampaikan pesan. Membaca penjelasan tata bahasa membantu, tetapi kita juga perlu memakai kalimat dalam percakapan, tulisan, dan situasi yang berkaitan dengan kebutuhan sendiri.
Dalam tulisan saya tahun 2014, pertanyaan utamanya adalah mengapa bahasa yang telah dipelajari di sekolah masih terasa sulit digunakan. Tiga pendekatan yang dibahas saat itu tetap dapat dijadikan titik awal: lingkungan belajar, variasi kegiatan, dan pemanfaatan teknologi. Pembaruan ini mengubahnya menjadi langkah latihan yang lebih mudah diterapkan.
Mulai dengan satu tujuan komunikasi
Tujuan seperti “ingin lancar bahasa Inggris” masih terlalu luas untuk dijadikan tugas harian. Pilih kebutuhan yang dapat dilatih, misalnya memperkenalkan diri, menjelaskan pekerjaan, menulis email singkat, atau meminta penjelasan ketika belum memahami pembicaraan.
Tuliskan kemampuan awal dan contoh hasil yang ingin dibuat. Untuk latihan perkenalan, misalnya, rekam penjelasan singkat tentang nama, kegiatan, dan alasan belajar. Simpan rekaman tersebut sebagai pembanding untuk evaluasi berikutnya.
1. Bangun lingkungan yang memberi ruang untuk latihan
Lingkungan belajar dapat berupa teman, kelompok kecil, kelas, atau pengajar yang memberikan kesempatan berbicara dan umpan balik. Yang perlu diperhatikan ialah apakah setiap peserta mendapat waktu untuk mencoba, bertanya, dan memperbaiki kalimat.
Mulailah dengan satu topik yang dekat dengan keseharian. Bergantianlah menjadi penanya dan penjawab. Setelah percakapan selesai, pilih satu atau dua bagian yang perlu diperbaiki agar sesi berikutnya mempunyai arah.
- Tentukan tugas. Contohnya, menjelaskan pekerjaan atau menceritakan kegiatan akhir pekan.
- Siapkan beberapa frasa. Gunakan catatan singkat sebagai bantuan ketika diperlukan.
- Minta umpan balik yang spesifik. Tanyakan bagian yang sulit dipahami, pilihan kata yang kurang tepat, atau pelafalan yang perlu dilatih.
- Ulangi tugasnya. Coba kembali setelah menerima koreksi, lalu perhatikan perubahan yang terjadi.
Jika belum mempunyai teman latihan, mulailah dengan rekaman suara. Dengarkan kembali dan catat bagian yang ingin ditanyakan kepada pengajar. Rekaman membantu meninjau usaha sendiri, sedangkan koreksi dari orang yang kompeten membantu memeriksa ketepatannya.
2. Variasikan kegiatan dengan tema yang tetap terarah
Variasi dapat disusun di sekitar satu tema agar kosakata dan ungkapan mendapat kesempatan untuk digunakan kembali. Misalnya, tema pekerjaan dapat dilatih melalui bacaan pendek, percakapan, catatan tertulis, dan penjelasan lisan.
Pilih materi yang dapat Anda ikuti. Bila hampir setiap kalimat membutuhkan terjemahan, coba materi yang lebih sederhana atau lebih pendek. Jika materi sudah terlalu mudah, tambahkan tugas yang menuntut penjelasan lebih lengkap.
| Kegiatan | Contoh tugas | Hasil yang ditinjau |
|---|---|---|
| Menyimak | Dengarkan percakapan singkat tentang pekerjaan, lalu periksa transkrip jika tersedia. | Catat inti pesan dan ungkapan yang belum dipahami. |
| Membaca | Baca teks pendek dengan tema yang sama. | Tulis ringkasan dengan kalimat sendiri. |
| Berbicara | Jelaskan pekerjaan atau kegiatan Anda menggunakan ungkapan yang dipelajari. | Tinjau kejelasan pesan dan bagian yang masih tersendat. |
| Menulis | Buat email atau paragraf pendek yang berkaitan dengan tema. | Periksa susunan pesan, pilihan kata, dan koreksi yang diberikan. |
Variasi ini merupakan contoh rancangan latihan. Sesuaikan urutannya dengan tujuan, kemampuan awal, dan waktu yang tersedia.
3. Gunakan teknologi untuk menyelesaikan tugas belajar
Ponsel dan komputer menyediakan akses ke kamus, video, audio, dan latihan interaktif. Pilih alat berdasarkan tugas yang ingin diselesaikan. Untuk belajar menyimak, cari audio dengan transkrip; untuk belajar berbicara, pilih percakapan yang menyediakan contoh ungkapan dan kesempatan menirukannya.
Latihan speaking British Council menyediakan materi menurut tingkat kemampuan, dengan contoh percakapan dan latihan ungkapan. Sementara itu, aktivitas Cambridge English dapat dipilih menurut keterampilan, tingkat, dan waktu latihan.
- Kamus: periksa makna dalam konteks, contoh kalimat, dan audio pelafalan jika tersedia.
- Video atau audio: dengarkan bagian pendek, periksa pemahaman, lalu gunakan ungkapannya dalam kalimat sendiri.
- Perekam suara: simpan latihan pada topik yang sama untuk dibandingkan secara berkala.
- Catatan digital: kumpulkan frasa yang benar-benar digunakan, termasuk koreksi dan contoh pemakaiannya.
Contoh sesi latihan 20 menit
Pembagian waktu berikut merupakan contoh praktis yang dapat disesuaikan. Tidak ada janji bahwa durasi tertentu akan membuat semua orang mencapai hasil yang sama.
- 5 menit menyimak: dengarkan satu percakapan pendek dengan topik yang telah dipilih.
- 5 menit memahami: periksa transkrip dan pilih tiga ungkapan yang berguna.
- 5 menit menggunakan: buat beberapa kalimat atau rekam jawaban singkat dengan ungkapan tersebut.
- 5 menit meninjau: catat kesulitan dan satu hal yang akan diperbaiki pada sesi berikutnya.
Untuk evaluasi berkala, ulangi tugas yang sebanding. Perhatikan apakah pesan lebih jelas, jeda berkurang, atau ungkapan yang pernah dipelajari lebih mudah digunakan. Catatan ini merupakan alat refleksi; penilaian tingkat bahasa formal membutuhkan metode evaluasi yang sesuai.
Bagaimana memilih pendamping belajar?
Sampaikan tujuan komunikasi, kemampuan awal, jadwal, dan kebutuhan khusus sebelum memilih kelas. Tanyakan bagaimana peserta berlatih, bagaimana koreksi diberikan, serta bagaimana kemajuan ditinjau. Untuk kebutuhan kerja, berikan contoh situasi dan istilah yang akan digunakan.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah harus menunggu tata bahasa sempurna sebelum berbicara?
Mulailah dengan kalimat sederhana yang dapat Anda pahami. Catat kesulitan yang muncul, lalu pelajari bentuk kalimat yang diperlukan dan coba kembali setelah memperoleh koreksi.
Apakah menonton video saja sudah cukup?
Tambahkan tugas setelah menonton: rangkum pesan, jawab pertanyaan, atau gunakan ungkapan dalam percakapan. Dengan demikian, kegiatan menyimak juga memberi bahan untuk latihan aktif.
Berapa lama sampai kemampuan meningkat?
Waktunya bergantung pada kemampuan awal, tujuan, kesempatan berlatih, dan kualitas umpan balik. Pilih sasaran kecil yang dapat ditinjau secara berkala daripada menetapkan janji waktu yang sama untuk semua pembelajar.